Boiler Water Treatment Solution
Mengoptimalkan efisiensi energi melalui pengendalian deposit, korosi, dan kemurnian uap secara profesional.
Pengantar Teknis
Apa itu Boiler?
Secara definitif, Boiler adalah suatu alat yang digunakan untuk memperoleh uap air sebagai energi dengan cara memanaskan pada kondisi bertekanan. Sebagai media utama adalah air, dipanaskan dengan menggunakan sumber panas dari bahan bakar minyak, kayu atau pun yang lainnya. (mengapa tidak menggunakan listrik?) dan karena mengunakan bahan bakar, maka udara merupakan suatu komponen tambahan yang penting untuk dapat melangsungkan proses pembakaran . Apabila terjadi sesuatu terhadap komponen-komponen di atas maka akibatnya adalah berkurangnya efisiensi dari boiler itu sendiri.
Sebagai contoh, misal air yang digunakan untuk mengisi boiler mengandung kesadahan tinggi, akibatnya ialah terbentuknya kerak. Kerak ini akan menghalangi aliran panas dari pipa ke air , selanjutnya dapat mengakibatkan borosnya pemakaian bahan bakar. Contoh lain denga mengukur kandungan gas oksigen dan gas karbondioksida yang terbentuk di dalam cerobong gas buang pada boiler yang menggunakan bahan bakar minyak bumi, kita akan mengetahui efisiensi dari boiler tersebut, hal ini menandakan bahwa udara berperan penting didalam pro ses terjadinya uap.
Bagian-Bagian Umum Boiler:
Jenis Boiler
Fire Tube
boiler yang apinya didalam pipa.
Water Tube
boiler yang airnya didalam pipa (biasanya digunakan untuk tekanan > 30 kg/cm2.
Beberapa Pengertian Boiler
Tujuan Boiler Treatment
Kontrol Deposit (Kerak)
Penyebab:
pH > 11.5, Kandungan Ca dan Mg yang terlalu besar, Conductivity/TDS yang terlalu besar, Kesadahan tetap dengan kandungan SiO2.
Akibat:
Naiknya temperatur permukaan logam, Kerusakan pada pipa boiler, Turunnya efisiensi.
Macam-macam kerak pada boiler: CaCO3 (kalsium karbonat), CaSiO3 (kalsium silikat), MgSiO3 (magnesium silikat), Fe2O3(fero oksida).
Kontrol Korosi
Penyebab:
PH terlalu rendah kurang dari 10.5, Kandungan oksigen dalam air, Kandungan besi dalam air
Akibat:
Terjadi kebocoran pada pipa, Pipa menjadi rapuh dan muda patah.
Kontrol terhadap kemurnian uap
Penyebab:
Air terkontaminasi oleh minyak, TDS terlalu tinggi, Level air didalam boiler terlalu tinggi, Kebutuhan akan steam yang mendadak, Alkalinity yang terlalu tinggi.
Akibat:
Produk terkontaminasi jika steam kontak langsung dengan produk, Terjadinya korosi pada perpipaan steam, jika kandungan besi pada air boiler sangat tinggi.
Efisiensi pengoperasian
Penyebab dari ketidak efisiensi pengoperasian boiler adalah karena adanya deposit, korosi dan kemurnian uap yang tidak terkontrol.
Pencegahan pembentukan Kerak dan Korosi
A. Deposit ( kerak)
Pencegahan kerak dapat dilakukan dengan penambahan alat SOFTENER dan DEMINERALISER. Tapi penambahan kedua alat ini hanya untuk menghilangkan kandungan Ca dan Mg saja dengan kemampuan 90% sedang kandungan Si, Cl, pH dan Alkalinity pada softener tidak bisa di turunkan. Untuk itu diperlukan bahan kimia yang dapat mengkafer kandungan yang tidak tertangkap oleh kedua alat tersebut.
B. Korosi
Pencegahan korosi dapat dilakukan dengan penambahan alat DEAERATOR. Tapi penambahan alat ini hanya untuk menghilangkan kandungan oksigen dalam air dengan kemampuan 85%. Untuk itu diperlukan bahan kimia yang dapat menghilangkan kandungan Oksigen , Cl dan Besi yang menjadi penyebab terjadinya korosi.
PT NUSANTARA CHEMICAL mempunyai prodak prodak chemical unggulan yang bisa mengatasi berbagai masalah yang terjadi di pengoperasian boiler. Adapun prodak chemical unggulan tersebut adalah: HIKEM 11, HIKEM 12, HIKEM 13, HIKEM 14, HIKEM 15, HIKEM 16, HIKEM 17.
Butuh Audit Air Boiler Gratis?
Tim ahli kami siap menganalisis kondisi air dan menentukan dosis chemical HIKEM yang paling efisien.